Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik USK Gelar International Public Lecture tentang Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Komunitas dan Warisan Budaya

Banda Aceh, 11 September 2026 — Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik USK, Universitas Syiah Kuala (USK), menyelenggarakan International Public Lecture bertajuk “Empowering Communities, Preserving Heritage: Pathways to Sustainable Tourism”, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00–12.00 WIB di Studio C, Department of Architecture and Planning, Faculty of Engineering, Universitas Syiah Kuala, ini menghadirkan akademisi dari Politeknik Tuanku Syed Sirajuddin, Perlis, Malaysia, sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman internasional mengenai pengembangan pariwisata berkelanjutan yang menempatkan masyarakat dan warisan budaya sebagai bagian penting dalam proses pembangunan.

International Public Lecture menghadirkan dua topik utama. Siti Zauyah Binti Abu Bakar, BA (Hons), M.Ed., M.Sc., Lecturer at Politeknik Tuanku Syed Sirajuddin, Perlis, Malaysia, menyampaikan materi bertajuk “Enhancing Sustainable Tourism Education through Strategic NGO Partnership: The JPH PTSS Experience”. Materi ini membahas penguatan pendidikan pariwisata berkelanjutan melalui kemitraan strategis dengan organisasi nonpemerintah (NGO), dengan pengalaman JPH PTSS sebagai salah satu pembelajaran.

Sementara itu, Rita Nurshahrizada binti Mohd Radzi, BA (Hons), M.Ed., Lecturer at Politeknik Tuanku Syed Sirajuddin, Perlis, Malaysia, membawakan materi “Empowering Community Preserving Heritage, Sustaining Culture through CBT”. Pembahasan berfokus pada pendekatan Community-Based Tourism (CBT) dalam memberdayakan masyarakat, melestarikan warisan budaya, serta menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya dalam pengembangan destinasi wisata.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Issana Meria Burhan, S.T., MUP., dosen pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Syiah Kuala. Kehadiran moderator dari lingkungan akademik perencanaan wilayah dan kota turut memperkuat perspektif lintas disiplin dalam membahas keterkaitan antara komunitas, warisan budaya, perencanaan wilayah, dan pariwisata berkelanjutan.

Mengusung tema “Empowering Communities, Preserving Heritage”, kegiatan ini menegaskan pentingnya menempatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama dalam pembangunan pariwisata. Pariwisata berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga bagaimana aktivitas pariwisata dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga identitas lokal, serta melindungi warisan budaya untuk generasi mendatang.

International Public Lecture ini diikuti oleh mahasiswa dari Prodi PWK USK dan mahasiswa Malaysia. Melalui forum tersebut, Departemen Arsitektur dan Perencanaan USK mendorong terbangunnya jejaring akademik dan profesional lintas negara, khususnya antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus memperluas wawasan mengenai praktik pengembangan pariwisata yang inklusif, berbasis masyarakat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkaya perspektif mahasiswa dan sivitas akademika USK mengenai praktik terbaik pengembangan pariwisata, sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, perencanaan wilayah, pelestarian heritage, dan sustainable tourism.

Siap menghubungi kami? Kami ingin mendengar kabar dari Anda.
Scroll to Top