Mahasiswa Teknik Geologi USK Bagikan Masker Gratis di Tengah Kabut Asap Banda Aceh

BANDA ACEH — Kabut asap tipis masih menggantung di langit Banda Aceh pada Sabtu (17/10/2026) ketika sejumlah mahasiswa Teknik Geologi Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Geologi (HMTG) USK turun ke jalan sejak pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Mereka membagikan masker gratis kepada warga di Simpang Masjid Oman dan kepada mahasiswa di lingkungan kampus USK.

Aksi ini merupakan bagian dari Geocharity, kegiatan sosial rutin HMTG USK. Kali ini Geocharity digelar untuk merespons kualitas udara Banda Aceh yang menurun akibat kiriman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra.

Tindakan yang tampak kecil ini membawa dampak besar. Selembar masker menjadi bentuk kepedulian nyata kepada sesama yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.

Langit Banda Aceh Meredup oleh Asap Kiriman

Sudah dua hari lebih kabut asap menyelimuti Banda Aceh. Langit yang biasanya cerah kini tampak redup, tertutup kabut tipis keputihan yang mulai membatasi jarak pandang.

Asap tersebut merupakan asap kiriman dari karhutla di Sumatra. Berdasarkan citra satelit Himawari-9, BMKG mendeteksi asap mulai masuk ke Aceh pada Rabu (14/10/2026) sore. Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda menyebut asap itu berasal dari karhutla di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Dampaknya kini terasa di Banda Aceh. Jarak pandang di Bandara Sultan Iskandar Muda turun menjadi sekitar 3.500 meter pada 16 Oktober, jauh di bawah kondisi normal yang di atas 10 kilometer. Mulai Sabtu (17/10/2026), Pemerintah Kota Banda Aceh menerapkan pembelajaran daring untuk PAUD hingga SMP dan menyiagakan puskesmas 24 jam.

Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan, seperti pengendara sepeda motor, pelajar, dan mahasiswa, menjadi kelompok yang paling banyak terpapar.

Paparan asap dalam waktu lama berisiko memicu gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Karena itu, langkah pencegahan sederhana seperti memakai masker menjadi penting.

Turun Langsung ke Simpang Masjid Oman dan Kampus USK

Dengan mengenakan jaket kuning khas himpunan dan selendang kuning, para mahasiswa berdiri di tepi jalan sambil membawa kotak-kotak berisi total 600 masker. Setiap kali kendaraan melambat, mereka menghampiri pengendara dan menyodorkan masker satu per satu. Simpang Masjid Oman dipilih karena menjadi salah satu titik lalu lintas yang ramai di Banda Aceh. Selain di sana, masker juga dibagikan kepada mahasiswa dan pengguna jalan di sekitar kampus USK.

Penerimanya beragam, mulai dari pengemudi ojek, pekerja, pelajar berseragam sekolah, hingga orang tua yang membonceng anaknya. Banyak di antara mereka menyambut dengan senyum dan langsung memakai masker yang diterima.

Geocharity, Wadah Rutin Berbagi

Geocharity adalah kegiatan rutin HMTG USK yang menjadi wadah sekaligus momen bagi mahasiswa untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Bentuk bantuannya menyesuaikan dengan kondisi yang sedang dihadapi masyarakat.

Pada 2025 hingga awal 2026, Geocharity digelar bersama TDMRC USK untuk menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak bencana Siklon Senyar di Aceh Tamiang. Kini, di tengah kabut asap, Geocharity hadir dengan fokus pada pencegahan gangguan kesehatan dan ajakan untuk saling menjaga.

Bentuk Kecil dari Kepedulian

Bagi HMTG USK, membagikan masker bukan sekadar memberi barang. Kegiatan ini juga menjadi ajakan untuk menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kesehatan selama kabut asap masih menyelimuti kota.

Himpunan berharap Geocharity terus berlanjut. Kegiatan ini terbukti mengasah kepekaan mahasiswa untuk bertindak dan turun langsung bersama masyarakat dalam upaya keamanan dan keselamatan bersama.

Lebih dari itu, HMTG USK berharap semakin banyak orang yang peduli terhadap masalah dan kesulitan di lingkungan sekitarnya. Sebab, kebaikan yang terwujud dari tindakan kecil sering kali menjadi awal dari perubahan yang lebih besar. Lebih lanjut, HMTG membuka donasi terbuka bagi siapa pun yang ingin berpartisipasi dalam Geocharity.

Scroll to Top