BANDA ACEH – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., mengajak mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT USK) berperan aktif dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ia menegaskan pentingnya membangun generasi teknik yang tangguh, sehat, dan bebas dari narkoba sebagai bagian dari upaya menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik.
Pesan tersebut disampaikan Dedy Tabrani dalam kuliah umum (stadium general) pada rangkaian Reuni Cinta Almamater (RCA) 2026 di halaman FT USK, Sabtu (10/10/2026). Mengusung tema “Kampus Bersinar Bersih Narkoba, Sinergis Membangun Lingkungan Akademik yang Aman dan Bebas Narkoba”, kegiatan ini diikuti sekitar 1.600 mahasiswa dan 76 alumni Teknik USK.
Dalam pemaparannya, Dedy menjelaskan bahwa persoalan narkotika tidak hanya berkaitan dengan kriminalitas dan kesehatan, tetapi juga menjadi ancaman terhadap keamanan nasional serta bagian dari kejahatan terorganisasi lintas negara (transnational organized crime). Oleh karena itu, penanganannya membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk melalui pertukaran informasi, penguatan kapasitas, dan komitmen bersama antarnegara.
“Persoalan narkotika tidak mengenal batas negara. Karena itu, penanganannya juga tidak bisa dilakukan oleh satu negara saja. Diperlukan kerja sama, pertukaran informasi, penguatan kapasitas, dan komitmen bersama,” jelas Dedy Tabrani.
Ia juga menekankan bahwa upaya P4GN tidak cukup hanya melalui penindakan hukum. Perubahan norma dan perilaku masyarakat, penguatan ketahanan sosial, serta edukasi dan pencegahan harus menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang tangguh terhadap ancaman narkoba.
“P4GN bukan hanya tentang menangkap pelaku. Kita juga harus membangun norma sosial bahwa narkoba adalah ancaman bersama, memperkuat ketahanan masyarakat, melakukan pencegahan, pemberdayaan, dan memastikan penyalahguna mendapatkan rehabilitasi,” imbuhnya.
Melalui kuliah umum ini, mahasiswa FT USK diharapkan mampu menjadi agen perubahan dengan meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa yang mengajukan berbagai pertanyaan mengenai perkembangan kejahatan narkotika lintas negara, keamanan perbatasan, dan kerja sama internasional dalam pemberantasan narkoba.
Acara tersebut turut dirangkaikan dengan makan siang kuenduri dalam rangka Milad ke-63 FT USK. Hadir dalam kegiatan ini Rektor USK Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., para wakil rektor, dekan di lingkungan USK, para wakil dekan FT USK, Ketua IKAFT USK Ir. Teuku Marzuki, serta alumni Teknik USK dari berbagai angkatan.
Melalui momentum RCA 2026, FT USK terus mendorong penguatan sinergi antara sivitas akademika, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan generasi teknik yang berintegritas, berdaya saing, serta berkomitmen terhadap masa depan Indonesia yang sehat dan bebas narkoba.

