Fakultas Teknik USK melantik 33 insinyur dan 4 arsitek baru dalam acara Pengambilan Sumpah Profesi yang dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026, di Balee Keurukon Fakultas Teknik USK. Prosesi ini menjadi tanda bahwa para lulusan telah siap menjalankan tanggung jawab profesionalnya di tengah masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan Rektor USK yang diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik. Dalam sambutannya, Dekan menegaskan bahwa sumpah profesi bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen moral yang harus dijaga sepanjang karier.
“Hari ini bukanlah akhir dari perjuangan Saudara, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Jagalah integritas, junjung tinggi etika profesi, dan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.



Ia juga menyampaikan rasa bangga atas capaian para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan profesi dengan baik. Menurutnya, gelar insinyur dan arsitek yang diraih merupakan amanah untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah, nasional, maupun global.
“Kami berharap para lulusan mampu menjadi profesional yang adaptif, inovatif, dan memberi solusi bagi kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengambilan Sumpah Profesi Insinyur bagi peserta Program Profesi Insinyur (PPI). Suasana berlangsung khidmat saat para peserta mengikuti setiap kalimat sumpah yang dibacakan. Setelah itu, dilakukan pengambilan Sumpah Profesi Arsitek bagi peserta Program Profesi Arsitek (PPAr).

Kegiatan berikutnya adalah penyerahan sertifikat kepada 33 lulusan PPI dan 4 lulusan PPAr sebagai bukti resmi kelulusan mereka. Khusus bagi lulusan PPAr, dilakukan pula serah terima alumni kepada Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Aceh oleh Dekan Fakultas Teknik sebagai bagian dari proses pembinaan profesi ke depan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara para lulusan, pimpinan fakultas, dan tamu undangan. Suasana haru dan bahagia terlihat jelas, menandai awal perjalanan baru bagi para insinyur dan arsitek muda Fakultas Teknik USK.
