Di tengah bentang alam perbukitan Kota Jantho yang menyimpan jejak dinamika bumi purba, sebanyak 51 mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT USK) angkatan 2023 menjalani Kuliah Lapangan X pada 11-31 Januari 2026. Selama tiga pekan, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori kebumian, tetapi juga berinteraksi langsung dengan singkapan batuan, struktur geologi, serta bentang geomorfologi yang merekam sejarah panjang pembentukan wilayah Aceh Besar.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum akademik yang dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memahami kondisi geologi permukaan melalui observasi, pengukuran, dan analisis langsung di lapangan. Pendekatan ini menempatkan lapangan sebagai laboratorium alam, tempat mahasiswa menguji ketajaman analisis sekaligus ketelitian ilmiah mereka.
Kuliah lapangan difokuskan pada pengumpulan dan analisis data geologi permukaan yang kemudian disusun dalam bentuk laporan ilmiah komprehensif. Laporan tersebut mencakup peta geologi, peta geomorfologi, serta deskripsi penyebaran dan karakteristik batuan di lokasi penelitian. Data yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk merekonstruksi sejarah pembentukan wilayah, mengidentifikasi hubungan antar satuan batuan, serta memahami kondisi stratigrafi daerah kajian secara lebih sistematis.
Penanggung jawab kegiatan, Dr. Ir. Halida Yunita, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kuliah lapangan memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi mahasiswa Teknik Geologi. “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menerapkan teori geologi secara langsung melalui pemetaan, analisis struktur batuan, petrologi, stratigrafi, paleontologi, geomorfologi, hingga kajian proses geologi,” ujarnya.

Ketua Pelaksana Kuliah Lapangan X, Muhammad Sulthan Al Ghifari, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman akademik yang sangat berharga. Mahasiswa tidak hanya mengamati fenomena geologi secara visual, tetapi juga dilatih berpikir kritis dan analitis dalam proses pengambilan, pengolahan, hingga interpretasi data lapangan secara profesional.
Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa memperoleh pendampingan intensif dari dosen, asisten dosen, dan laboran untuk memastikan seluruh tahapan penelitian berjalan sesuai kaidah ilmiah serta standar keselamatan kerja lapangan.
Melalui Kuliah Lapangan X, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memperdalam pemahaman terhadap kompleksitas geologi Indonesia, khususnya wilayah Aceh. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen USK dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik guna mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan profesional di bidang kebumian.
