Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition 2025 (IPITEx 2025) yang berlangsung di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC), Thailand, pada 2-6 Februari 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT) sebagai wadah internasional bagi para inovator untuk memamerkan temuan mereka.
Mahasiswa USK sukses meraih berbagai penghargaan, termasuk Medali Emas, Perak, Perunggu, serta Special Award. Kompetisi ini diikuti lebih dari 2.000 peserta dari berbagai negara, dengan tahap seleksi awal berlangsung pada 9-30 November 2024. Empat tim dari USK berhasil lolos ke tahap final, di mana mereka diwajibkan membuka stand expo dan melakukan presentasi langsung di hadapan dewan juri.

IPITEx bertujuan menciptakan kolaborasi global dalam inovasi dan terbagi dalam dua kategori utama: Invention and Innovation for Social and Quality of Life serta Invention and Innovation for Industry, mencakup bidang kesehatan, lingkungan, energi, pendidikan, makanan, kosmetik, pertanian modern, dan teknologi.
Empat tim USK yang berkompetisi adalah:
- Tim Bioleather Coffcane Produk inovasi berbasis ampas kopi dan tebu ini menghasilkan kulit sintetis ramah lingkungan. Tim yang terdiri dari Nabila Fardina Idrus dan Fatma Aulia (Teknik Kimia) berhasil meraih Medali Emas pada kategori Manufacturing Processes serta Special Award dari Malaysian Invention and Design Society (MINDS). Mereka dibimbing oleh Dosen Teknik Kimia, FT USK, Prof. Dr. Ir. Sri Aprilia, M.T., ASEAN Eng.
- Tim Depik Fish Mengusung inovasi pengolahan ikan depik untuk peningkatan kesehatan masyarakat, tim yang terdiri dari Selvia Katiara (Statistika), Wira Nahma Griantara (Ekonomi Manajemen), dan Syifa Lanita (Teknik Sipil) berhasil meraih Medali Perak pada kategori Foodstuffs. Tim ini dibimbing oleh Dosen Statistika, FMIPA USK, Dr. Evi Ramadhani, S.Si., M.Si.
- Tim Xeerelam Tim ini menciptakan inovasi minyak urut dan aromaterapi berbahan dasar minyak nilam dan rempah Aceh. Beranggotakan Anggun Rizky, Fathia Maula Caisary, Helifa Nuzula Piska, Najwa Audi Windira, dan Varza Setia dari Teknik Industri, mereka berhasil meraih Medali Perunggu pada kategori Pharmacy, Health, and Medicine. Pembimbing mereka adalah Dosen Teknik Industri, FT USK, Ir. Sarika Zuhri, S.T., M.T.
- Tim Clitoria Ink Tim ini mengembangkan tinta alami berbasis bunga telang. Anggotanya adalah Cut Dhinie Decita (Biologi), M. Abian Al Fathir (Teknik Kimia), dan Shufia Asyifa (Teknik Geofisika). Mereka meraih Medali Perunggu pada kategori Personal Care Products di bawah bimbingan Dosen Biologi, FMIPA USK, Dr. Ir. Wira Dharma, S.Si., M.Si.
Kompetisi IPITEx 2025 diikuti oleh 690 tim dari 22 negara, termasuk Kanada, Tiongkok, Jerman, India, Malaysia, dan Indonesia. Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Prestasi USK, Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng., mengapresiasi pencapaian ini dan berjanji akan memberikan penghargaan sesuai dengan buku panduan rekognisi prestasi mahasiswa. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., juga mengungkapkan rasa bangga atas kerja keras tim USK. Ia berharap prestasi ini dapat memacu semangat inovasi mahasiswa USK agar semakin dikenal di tingkat internasional.
