Mahasiswa Fakultas Teknik USK Raih Juara 3 pada Kompetisi Simulasi Proses Nasional SimCAD-SiCheCO 2025 di Universitas Sriwijaya

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Chemegg dari Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala yang terdiri dari Haykal Basyir, Noufal Juanza, dan Irsyad Habib Fahri berhasil meraih Juara 3 (Third Winner) dalam Simulation Competition National Day (SimCAD) – The 7th Sriwijaya Chemical Engineering Competition (SiCheCO) 2025 yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia (IMATEK) Universitas Sriwijaya bekerja sama dengan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PUSRI) pada tanggal 26–28 September 2025 di Universitas Sriwijaya, Palembang. Tim ini dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng. dosen pada Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik USK.

Kompetisi bergengsi ini mempertemukan mahasiswa teknik kimia dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia untuk menunjukkan keahlian dalam simulasi proses, analisis energi, dan optimalisasi pabrik kimia menggunakan perangkat lunak Aspen HYSYS. Dengan mengusung tema besar “CATALYST (Chemical Advancement for Technology, Advancing Leaders in Yield and Sustainable Infrastructure)” dan subtema SimCAD “PROCESS (Precise Refinement of Chemical Engineering Simulation for Sustainability)”, kompetisi ini menghadirkan tantangan berbasis studi kasus nyata dari industri kimia, yang dirancang bersama dengan PT Pusri Palembang.

Setelah melalui proses seleksi ketat hingga babak final, tim USK berhasil tampil gemilang dengan proyek berjudul: “Process Simulation and Energy Integration of Ammonia Synthesis Plant.” Dalam karyanya, tim Chemegg merancang dan mensimulasikan proses produksi amonia dengan menekankan pada efisiensi energi, pemurnian produk, serta strategi integrasi panas yang optimal. Melalui simulasi yang dilakukan, tim berhasil mencapai kemurnian amonia yang sangat tinggi sekaligus mempertahankan kapasitas produksi yang besar dengan konsumsi energi yang jauh lebih efisien. Penerapan strategi integrasi panas membuat kebutuhan energi eksternal dapat ditekan secara signifikan, sehingga pabrik yang dirancang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga berpotensi memberikan penghematan biaya operasional dalam skala industri.

Keunggulan karya ini terletak pada penggunaan desain reaktor bertingkat tiga (triple-bed reactor) yang menyerupai konfigurasi nyata pabrik amonia, didukung dengan unit pemulihan amonia (Ammonia Recovery Unit) yang memastikan produk memiliki kualitas tinggi. Selain itu, strategi integrasi panas yang diterapkan mampu memanfaatkan panas reaksi untuk menghasilkan uap dalam jumlah besar, sehingga proses menjadi lebih hemat energi dan berkelanjutan.

Prof. Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng selaku pembimbing menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa bimbingannya. Beliau menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan kualitas mahasiswa USK dalam menguasai Process Simulation & Energy Optimization, yang sangat relevan dengan tantangan industri berkelanjutan di masa depan. “Prestasi ini bukan hanya hasil kerja keras tiga mahasiswa yang tampil di ajang nasional, tetapi juga mencerminkan ekosistem akademik di USK yang terus mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, berinovasi, dan berani bersaing di kancah nasional,” ujar Prof. Farid.

Lebih lanjut, beliau berharap kemenangan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa USK lainnya untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi, baik di bidang keilmuan, teknologi, maupun inovasi sosial. Menurutnya, pengalaman mengikuti lomba tingkat nasional tidak hanya memberikan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, menambah jejaring, dan memperluas wawasan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global.

Keberhasilan tim Chemegg di SimCAD SICHECO 2025 yang turut didukung oleh PT Pusri Palembang ini juga sekaligus menegaskan posisi Universitas Syiah Kuala sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif melahirkan generasi muda berdaya saing tinggi di bidang teknik kimia dan rekayasa proses. Dengan capaian ini, USK terus menunjukkan kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan solusi nyata bagi tantangan industri, energi, dan keberlanjutan di Indonesia.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, IPU  juga sangat mengapresiasi perolehan prestasi ketiga mahasiswa Fakultas Teknik ini. Menurutnya, prestasi yang berhasil diraih mereka merupakan bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras yang telah dipersembahkan mahasiswa untuk kemajuan bersama. Prof. Alfiansyah mengakui bahwa mereka telah menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain di Fakultas Teknik untuk terus maju dan berprestasi. Prof. Alfiansyah juga menekankan bahwa Fakultas Teknik dan universitas sebagai lembaga pendidikan bertanggung jawab untuk mendukung dan membina potensi mahasiswa. Ia berharap bahwa pencapaian ketiga mahasiswa ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk mengembangkan kemampuan mereka di bidang akademik maupun non-akademik. “Pencapaian ini merupakan bukti bahwa akreditasi internasional yang diraih Program Studi Teknik Kimia telah memacu minat dan bakat mahasiswa untuk mengikuti berbagai lomba dan kompetisi dan meraih prestasi sesuai dengan level akreditasi internasionalnya,” ucapnya.

Scroll to Top