Hydro-Street: Inovasi Mahasiswa USK yang Sulap Trotoar Jadi Pembangkit Energi

Dari trotoar kota menuju energi masa depan. Di tangan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT USK), air hujan yang selama ini terbuang sia-sia justru diolah menjadi sumber energi bersih berbasis hidrogen. Gagasan inovatif ini mengantarkan tim USK meraih Silver Medal pada subtema Environment dalam ajang internasional 2nd International Student Summit (2nd ISS) yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan International Student Association (INSAN), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), dan World Association of Young Scientists (WAYS) pada 14 s.d. 15 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Tim yang terdiri dari Muhammad Rizky Maulana (S1 Teknik Geofisika), Akbar Maulana (S1 Teknik Sipil), Raza Muda Angkasa (S1 Teknik Geofisika), Said Muhammad Auzhaful’ Azhim (S1 Teknik Mesin), dan Natasa Pratiwi (S1 Teknik Geofisika), di bawah bimbingan Dian Darisma, S.Si., M.T., Ph.D., mengusung inovasi berjudul “HYDRO-STREET: Smart Sidewalk System for Converting Rainwater into Clean Hydrogen Energy in Urban Environments.”

Hydro-Street merupakan sistem trotoar cerdas yang dirancang untuk memanen air hujan, memurnikannya melalui filtrasi bertingkat, lalu mengubahnya menjadi hidrogen menggunakan teknologi Proton Exchange Membrane Water Electrolyzer (PEMWE) berbasis energi surya. Hidrogen yang dihasilkan disimpan secara aman menggunakan teknologi metal hydride, kemudian dikonversi menjadi listrik melalui fuel cell untuk mendukung kebutuhan energi infrastruktur kota seperti lampu jalan dan perangkat kota pintar.

Inovasi ini menawarkan solusi terintegrasi terhadap dua tantangan perkotaan sekaligus: pengelolaan limpasan air hujan dan kebutuhan energi bersih. Sistem dirancang berada di bawah permukaan trotoar, sehingga tidak memerlukan lahan tambahan, tidak mengganggu fungsi pedestrian, serta dapat diintegrasikan dengan fasilitas kota modern.

Dalam kompetisi tersebut, peserta terlebih dahulu melalui seleksi karya ilmiah sebelum diundang mempresentasikan poster di hadapan dewan juri dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) dan Universiti Putra Malaysia (UPM). Presentasi komprehensif mengenai konsep, mekanisme teknis, potensi produksi energi, serta dampak lingkungan yang berkelanjutan berhasil mengantarkan tim USK meraih Silver Medal.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FT USK mampu menghadirkan inovasi aplikatif dan solutif dalam menjawab tantangan global, khususnya di bidang energi terbarukan dan pembangunan kota berkelanjutan.

Scroll to Top