USK Berpeluang Mengembangkan Perahu Listrik

Kendaraan listrik telah menjadi moda angkutan modern masa depan, karena sumber energi yang terbarukan akan segera menggantikan peran sumber energi berbasiskan fosil (migas dan batubara). Untuk itu aktifitas penelitian dan pengembangan kendaraan listrik menjadi prioritas dengan skala tinggi di berbagai perguruan tinggi.

USK sebagai perguruan tinggi utama di Aceh juga tidak ketinggalan untuk ikut berperan melakukan pengembangan di bidang penelitian kendaraan listrik. Fakultas Teknik USK khususnya Departemen Teknik Mesin dan Industri telah sejak tahun 2014 melakukan riset di bidang ini. Salahsatu kegiatannya ikut serta dalam lomba Eco Shell Marathon dengan produk andalannya Malem Diwa. Malem Diwa adalah produk mobil listrik hasil rancangan mahasiswa dan dosen Teknik Mesin USK yang bertarung dengan rancangan dari perguruan tinggi lain di Indonesia dan Asia Tenggara.

Bertempat di aula Balee Gadeng Fakultas Teknik – USK pada Jumat 14 Juni 2024 telah berlangsung lokakarya PKKM (Program Kompetisi Kampus Merdeka) yang membahas perkembangan terkini penelitian tentang Teknologi Kendaraan Listrik. Kegiatan ini adalah lanjutan dari arah strategis penelitian di USK untuk terus berkomitmen mengembangkan kendaraan listrik. Lokakarya dihadiri oleh sekitar 20 dosen Teknik Mesin dan Industri USK yang antusias akan upaya pengembangan kendaraan listrik.

Bertindak sebagai narasumber adalah Dr. Muhammad Nur Yuniarto pakar dan dosen Teknik Mesin dari ITS (Institut Sepuluh Nopember) Surabaya. Judul presentasi beliau adalah “Perjalanan Riset dan Pengembangan Teknologi Kendaraan Listrik – Dari Laboratorium Menjadi Industri (Hilirisasi)”. Beliau sudah berpengalaman sejak 2010 mengembangkan kendaraan listrik di ITS. Materi yang disampaikan sangat berguna dalam memberi inspirasi dan dorongan kepada pengembangan yang lebih terarah dalam penelitian di bidang kendaraan listrik di USK. Selanjutnya terbuka peluang kerjasama yang saling menguntungkan antara USK dan ITS untuk menghasilkan produk kendaraan listrik yang lebih baik untuk pembangunan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Wakil Dekan Bidang Akademik Profesor Dr. Ir. Iskandar Hasanuddin, S.T., M.Eng, Sc., IPM, ASEAN.Eng yang juga adalah sosok yang pertama sekali mengembangkan kendaraan listrik di USK, mengutarakan hasratnya untuk memperluas pengembangan kendaraan listrik untuk moda angkutan nelayan yang lebih dibutuhkan di Aceh. Pengembangan kendaraan darat bertenaga listrik seperti mobil dan sepeda motor serta bus sudah menjadi perhatian banyak pihak. Sedangkan pengembangan untuk moda laut masih belum maksimal. Sehingga terbuka peluang untuk USK lebih dalam lagi mengembangkannya karena juga kebutuhan daerah akan moda ini cukup tinggi. Perahu nelayan bertenaga listrik diharapkan akan dapat menjawab tantangan akan kebutuhan nelayan Aceh di masa depan.

Ketua Departemen Teknik Mesin dan Industri USK Dr. Ir. Syarizal Fonna, S.T., M.Sc., IPM menyampaikan bahwa dana hibah PKKM (Program Kompetisi Kampus Merdeka) yang sedang dilancarkan di Program Studi Teknik Mesin dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk ikut berkontribusi pada pengembangan kendaraan listrik di USK. Untuk itu perlu melibatkan peran mahasiswa yang lebih luas lagi dengan mengadakan proyek-proyek rancangan kelompok mahasiswa di bawah bimbingan para dosen Teknik Mesin. Kegiatan PKKM yang didanai ini tentu memberikan efek domino yang menguntungkan terhadap berbagai aspek, baik itu aspek kognitif dan peningkatan pembelajaran mahasiswa, sekaligus juga pengembangan riset di bidang kendaraan listrik.

Hal yang sama juga diharapkan oleh Koordinator Program Studi (Kaprodi) Teknik Mesin USK Ir. Amir Zaki Mubarak, M. Sc., IPM, bahwa peran program studi Teknik Mesin USK akan lebih bertenaga dengan adanya proyek PKKM yang merupakan bagian dari program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dan bertujuan memberikan bekal yang optimal kepada mahasiswa agar ketika lulus nanti sudah memenuhi syarat sebagai seorang sarjana teknik mesin yang kompeten dan mudah beradaptasi di dunia kerja.

Fakta tentang kemampuan beradaptasi ini telah dibuktikan dari hasil kegiatan selama ini. Bahwa mahasiswa-mahasiswa yang pernah terlibat dalam proyek pengembangan Malem Diwa selama ini sejak tahuh 2014 banyak yang telah berperan di dunia kerja dan umumnya mereka dengan cepat merebut peluang tawaran kerja setelah lulus kuliah.

 

Penulis:

Dr. Ir. Dandi Bachtiar, M.Sc.

Dosen di Departemen Teknik Mesin dan Industri – USK

Mahasiswa S1 Arsitektur FT USK Menjuarai Lomba Kaligrafi MTQMN ke XVII di Universitas Brawijaya

Syarifah Syifa Ul Salsabila meraih juara pertama Kategori Khattil Quran Dekorasi Putri pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) ke XVII yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang. Gadis yang akrab dipanggil Syifa ini merupakan mahasiswi angkatan 2020 Program Studi S1 Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (FT USK).

Mahasiswi kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, 15 Februari 2002 ini telah mengasah bakatnya di bidang kaligrafi ayat-ayat suci Al Quran sejak duduk di bangku kelas IX MTsN Darul Ulum Banda Aceh. Bahkan dirinya juga telah sering mengikuti lomba kaligrafi dalam berbagai event, baik di tingkat kecamatan, kabupaten hingga ke provinsi.

Syifa merupakan salah satu dari 27 orang Mahasiswa Kafilah dari USK yang dikirim untuk mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan MTQMN ke XVII Universitas Brawijaya, November 2023. Syifa berhasil meraih juara pertama setelah menyisihkan 95 peserta lainnya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri maupun swasta.

Direktur Direktorat Prestasi dan Kemahasiswaan USK, Dr. Ir. Rahmat Fadhil, S.TP., M.Sc., yang hadir saat malam closing ceremony pada 9 November 2023 di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, mengucapkan selamat dan sukses untuk para pemenang, dan bagi yang belum berhasil masih ada kesempatan dan peluang untuk terus mengasah kompetensi diri agar dapat mengikuti berbagai perlombaan lainnya kedepan.

“Terima kasih untuk seluruh kerja keras para mahasiswa USK yang telah berlatih dan tampil secara optimal pada MTQMN ke XVII di Malang tahun ini. Terima kasih juga kepada para pelatih, khususnya yang telah menghantarkan para mahasiswa kita menjadi juara,” ujar Dr. Rahmat Fadhil yang juga Wakil Ketua Kafilah MTQMN ke XVII dari USK.

Dr. Abd Syukur, yang merupakan Pelatih Khattil Quran Dekorasi, mengungkapkan kebahagiannya atas prestasi yang diraih oleh peserta didiknya.

“Alhamdulillah tahun ini kita telah mengirimkan mahasiswa-mahasiswa terbaik dari USK untuk mengikuti MTQMN,” kata Dr. Abd Syukur.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK yang juga merupakan Ketua Kafilah MTQMN ke XVII dari USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., menyampaikan rasa syukur dan gembira atas capaian prestasi mahasiswa USK dalam ajang tersebut.

“Saya atas nama pimpinan USK menyampaikan selamat dan rasa gembira atas apa yang kita raih saat ini. Tentu saja kita akan terus mengembangkan kemampuan dan talenta para mahasiswa kita dari waktu ke waktu, termasuk melakukan kaderisasi mahasiswa yang punya potensi sejak sekolah menengah atas,” ujar Prof. Mustanir.

MTQMN ke XVII ini juga turut dihadiri oleh para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan dari beberapa fakultas di USK, seperti Dr. Ir. Muhammad Irham, S.Si, M.Si. (Fakultas Kelautan dan Perikanan USK), Dr. Ir. Farid Mulana, S.T., M.Eng. (Fakultas Teknik USK), Dr. rer. nat. Ilham Maulana, S.Si. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). Para wakil dekan tersebut hadir secara bergantian sejak tanggal 3 s.d. 10 November 2023.